Postingan

Tiga Bulan Suci

Gambar
  Salewangang Ilmu Maros - 🇲🇨 ✒️   Tiga Bulan Yang *Disucikan* Allah dalam kalender Islam, Tapak Awal Perjalanan Ruhani  Karena itu bulan ini dianggap sakral terutama dalam tradisi tasawuf thoriqoh ma'rifat.  Thoriqoh seentaro bumi menjalankan awal bimbingannya di bulan ini dengan mengadakan kholwat untuk para murid selama empat puluh hari. Dimulai dari tanggal 1 Rojab sampai 10  Sya'ban Atau ada juga yang kurang dari hitungan itu. Para murid khusyuk dengan dzikir dan puasa sunnah.  Dimulai dari fase awal Takholli: pembersihan dari akhlak tercela atau energi negatif  dengan taubat nasuha dan menduduki maqom stasiun taubat.  Fase Tahalli mempercantik diri dengan mengisinya dengan akhlak terpuji atau energi positif dan menduduki maqom stasiun syukur, sabar, zuhud, ridho, dan mahabbah cinta. Fase terakhir Tajalli menyingkapi keagunganNya dalam diri dan semesta yang terdiri dari maqom fana dan baqo yang disertai dengan hal musyahadah dan...

AKIL DAN BALIGH DALAM FILSAFAT

Gambar
Salewangang Ilmu Maros -  Secara etimologi, balig berarti sampai. Kata ini merupakan serapan dari bahasa Arab, balagho, yablugu, bulugh yang artinya sampai. Kata ballagho yuballigho, tabligh, muballigh dst yang berarti menyampaikan, juga seakar dengan kata baligh. Dari ranah terminologi, balig berkaitan dengan hukum fiqh Islam. Artinya, seseorang yang telah sampai pada usia taklif, dikenakan kewajiban-kewajiban dalam agama semisal sholat, puasa dan semacamnya. Dalam bahasa Indonesia, balig dipadankan dengan dewasa atau cukup umur, dilawankan dengan kanak-kanak atau belum cukup umur. Masa balig bisa ditandai dengan usia 15 tahun bagi laki-laki atau telah ihtilam. Adapun bagi perempuan, biasanya telah balig ketika memasuki usia 9 tahun atau telah menstruasi. Secara akal, dikatakan balig ketika telah mampu membedakan mana baik mana buruk. Sehingga, balig biasa dipadukan dengan akil, dikatakan akilbalig. Dalam filsafat kita, neraca kedewasaan tidak semudah itu. Balig tidak ...

Geddong Massobbue /Apa itu Nama?

Gambar
Salewangang Ilmu Maros- Dalam istilah urafa, setiap kali kita mengiktibarkan zat dengan suatu sifat tertentu yang merupakan suatu tajalli dari tajalli-tajalli wujud maka mereka menyebutnya dengan nama (ism), seperti Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Sementara sifat-sifat yang dalam zat yang merupakan suatu kondisi dan suatu tajalli dari-Nya, seperti rahmat dan ilmu, mereka menamakannya dengan sifat.  Jadi, apa yang filosof sebut dengan sifat, di sisi urafa disebut dengan nama. Yakni nama dalam pandangan urafa adalah derivasi yang mana terdiri dari zat dengan sifat.  Filosof menyebut ‘alim adalah sifat, sementara urafa menyebutnya nama.    Dengan itu, nama-nama adalah realitas-realitas eksternal. Sementara lafazh-lafzh adalah nama-namanya nama-nama (asmaul asma). Yang dimaksud dengan nama-nama Ilahi yang tidak terhitung, adalah nama-nama-Nya yang terdiri dari nama-nama universal dan nama-nama partikular. Bukan hanya 99 nama-nama yang disebutkan dalam riwayat, yan...

( Bagian Kedua ) Syeikh Hidayat Mengelupas Enam Pasal Wasiat Imamah

Gambar
Salewangang Ilmu Maros- 2. Tauhid (Appassewwang)        Kata tauhid dengan makna " wahhadah " yang artinya " menyatukan ". Sesuatu yang disatukan mengandung pengertian bahwa ada banyak unsur/macam yang dipersatukan yang tadinya juga semuanya berasal dari yang satu, yaitu Allah SWT yang Maha Esa. Pengertian inilah yang terkandung dalam firman Allah SWT :            " Innaalillaahi wainnailaihi raaji'uun ". Inilah yang perlu diketahui,  difahami, diyaqini dan dirasakan oleh orang yang pernah berbai'at untuk salik dalam Tarekat Khalwatiyah Samman. Dalam catatan tulisan tangan Puang Abdullah ( Ipuang Mallebue Mesana ) Di Leppakomai, beliau menulis : " Narekko Mappasewwako, Aja' Muappasisowo', Narekko Mappallaisekko Aja' Muappassarang ", maksudnya : narekko mappassewwako ( Tuhan dengan hamba ), hendaknya difahami bahwa antara Allah dengan hamba tidak bercampur, artinya kita punya ...

Bias Maulid 3 NABI AKHIR ZAMAN = SEPENJANG ZAMAN ADA KENABIAN Sebagai Pusat dan Pusaran Alam Eksistensi

Gambar
Salewangang Ilmu Maros-Nubuwah adalah penampakan dan penyataan hakikat-hakikat Ilahiyah, asma, dan sifat rububiah dalam maqam ‘aini (luar) yang sesuai dengan inba’ (pemberitaan) hakikat ghaibi dalam maqam ilmiyah. Nubuwah dan inba’ ini terdapat dua maqam.  Pertama, maqam ‘aini (luar) yang merupakan penampakan hakikat-hakikat Ilahiyyah, asma, dan sifat rububiah. Kedua, maqam ilmiyah pemberitaan ghaibi mengambil bentuk di dalamnya.  Oleh karena itu, nabi dalam konteks ini adalah vseseorang yang menampakkan hakikat-hakikat Ilahiyah, yakni makrifat-makrifat yang berhubungan dengan dzat, sifat, dan asma hadhrat Hak Swt yang sesuai dengan maqam ilmiyah. Syekh Muhyiddin Ibnu Arabi membagi kenabian kepada kenabian ta’rifi dan tasyri’i. Menurutnya, kenabian ta’rifi tidak akan pernah terputus, sebab ia merupakan mazhar ism al-wali dan misdak inni jaailun fil ardhi khalifah (Qs: 2: 30). Kenabian ta’rifi ini juga disebut kenabian umum, karena untuk semua keturunan Adam as. Ten...

Bias Maulid (2) MENEMUI MUHAMMAD DALAM SIKKIRI ASERAKA Karena Dalam Hati Kami Ada Rumah Muhammad."

Gambar
Salewangang Ilmu Maros- ﺃَﺷﺮَﻕَ ﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ - ﻓَﺎﺧْﺘَﻔَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺒُﺪُﻭْﺭُ ﻣِﺜْﻞَ حُسْنِك ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ - ﻗَﻂُّ ﻳَﺎ ﻭَﺟْﻪَ ﺍﻟﺴُّﺮُﻭْﺭِ Ungkapan tersebut adalah salah satu rangkaian kalimat bait syair dalam kitab Maulid Syarafil Anam. Kalimat itu diucapkan dengan nagham tertentu sesuai dengan tradisi adat istiadat budaya lokal, seperti kalangan suku Bugis-Makassar pada umumnya. Syair tersebut dilagukan saat berdiri mengucapkan sanjungan, puja dan pujian pengagungan kepada Rasulullah Muhammad Saw yang disebut محل القيام ( Mahallulqiyam ) Penggalan bait itu selengkapnya sebagai berikut ﺃَﺷﺮَﻕَ ﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ - ﻓَﺎﺧْﺘَﻔَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺒُﺪُﻭْﺭُ "Bulan purnama telah terbit menyinari kami, pudarlah purnama purnama lainnya." ﻣِﺜْﻞَ حُسْنِك ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ - ﻗَﻂُّ ﻳَﺎ ﻭَﺟْﻪَ ﺍﻟﺴُّﺮُﻭْﺭِ "Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang." ( كتاب مجموعة مولد وادعيه / Kumpulan Maulid dan Doa-Doanya hal. 124 ) Ungkapan tersebut tidak l...

Berkeluarga, Sarana Mendidik Diri dan Orang Lain

Gambar
Salewangang Ilmu Maros -Lingkungan keluarga adalah merupakan sebuah lembaga pendidikan yang amat berharga. Manakala manusia menyadari tentang hal ini dan menggunakan kesempatan yang dimilikinya serta dapat menguasai emosinya, maka di samping dia akan dapat mendidik dirinya dia juga akan dapat mendidik orang lain. Salah satu di antara kewajiban yang amat ditekankan di dalam Islam ialah mendidik diri. Di samping kita mempunyai kewajiban untuk mendidik dan menyucikan diri kita, kita juga harus memikirkan bagaimana bisa mendidik orang lain. Langkah pertama dan terpenting di dalam hal ini ialah membentuk keluarga. Allah Swt berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS. at-Tahrim: 6) Ketika Rasulullah Saw diutus sebagai nabi beliau mendapat perintah dari Allah Swt untuk memberi peringatan kepada kaum kerabat dekatnya. Itu artinya pembentukan masyarakat dimu...